Lain dengan Kylian Mbappe: 4 Pemain Sebelumnya pernah Tolak Masuk Real Madrid Termasuk Francesco Totti

Lain dengan Kylian Mbappe: 4 Pemain Sebelumnya pernah Tolak Masuk Real Madrid Termasuk Francesco Totti Laligazine.com - Kylian Mbappe diberitakan sudah tentu akan pergi dari PSG ke arah Real Madrid pada musim panas 2024 kelak. Mbappe juga ambil jalan yang tidak sama dengan beberapa bintang yang dulu pernah menampik Los Blancos.

Lain dengan Kylian Mbappe: 4 Pemain Sebelumnya pernah Tolak Masuk Real Madrid Termasuk Francesco Totti

Laligazine.com – Kylian Mbappe diberitakan sudah tentu akan pergi dari PSG ke arah Real Madrid pada musim panas 2024 kelak. Mbappe juga ambil jalan yang tidak sama dengan beberapa bintang yang dulu pernah menampik Los Blancos.

Saga transfer Mbappe telah berjalan sejak mulai beberapa musim kemarin. Dia selalu disangkutkan Real Madrid. Tetapi, selama ini kepindahnya itu belum jadi realita.

Awalnya musim ini, Mbappe memperjelas sikapnya dengan malas perpanjang kontraknya dengan PSG yang usai di pengujung musim kelak.

Ini membuat PSG sebelumnya sempat marah karena maknanya mereka tidak akan mendapatkan apapun dari keperginya Mbappe. Sesudah sebelumnya sempat bentrok, pada akhirnya Mbappe dan PSG sama melunak dan dia kembali lagi ke team.

Sekarang, berita terkini Mbappe di-claim telah mohon pamit ke presiden club, Nasser Al Khelaifi, walau pasti ke-2 nya harus bicara selanjutnya.

Mbappe juga beritanya telah setuju untuk gabung dengan Real Madrid mulai musim panas kelak.

Berlainan dengan Mbappe, sejumlah pemain teratas dunia sebelumnya pernah terus-terang akui jika mereka menampik pinangan Real Madrid di masa silam.

Francesco Totti

Legenda AS Roma, Francesco Totti secara terang-terangan mengutarakan jika dia sebelumnya pernah menampik penawaran menarik dari Real Madrid pada 2003 lalu. Selainnya masalah uang, rayuan luar biasa Real Madrid yang lain sudah pasti gelimang piala.

Tetapi, Totti berdasar tegar pada keputusannya untuk selalu bertahan di dalam Roma. Pada akhirannya, Totti menjadi legenda bersama Roma dan bela club ibukota Italia itu sampai menggantung sepatu pada 2017 kemarin.

“Saya membuat keputusan yang tepat. Tidak pedulikan kemungkinan memenangi beberapa hal untuk tetap bertahan dengan 1 jersey sepanjang hidup saya yang untuk saya ialah hal terpenting,” tegas Totti seperti d ikutip Football Italia.

“Pada akhirannya, saya mempunyai semuanya yang saya harapkan. Cinta dan nafsu lebih bernilai untuk saya dibanding memenangi piala pada tempat lain. Saya memberi 101 % untuk Roma, karena saya tempatkan Roma di atas diri saya sendiri, permasalahan individu dan kehidupan individu. Roma ialah segala hal,” tegasnya.

“Satu perihal yang saya kangenin ialah Ballon d’Or. saya mengetahui jika bermain-main dengan Roma kesempatan saya semakin sedikit dibanding orang yang lain ada di Real Madrid, Juventus, atau Milan. Mereka mempunyai semakin banyak visibility internasional, khususnya saat anda memenangi Ballon d’Or dengan memenangi Liga Champions, Piala Dunia, atau piala penting yang lain.”

Andrea Pirlo

Satu kembali pemain Italia yang dulu pernah digoda Real Madrid ialah Andrea Pirlo. Rayuan itu terjadi pada 2010 lalu. Tetapi, Pirlo menampiknya dan satu tahun berlalu, dia pergi dari AC Milan ke arah Juventus.

“Pada 2010, saya bisa jadi jadi pemain Real Madrid. Ada Capello sebagai manager dan beberapa pemain mengontak saya coba memberikan keyakinan saya untuk ke sana,” ungkapkan Pirlo seperti dikutip Marca.

“Tetapi, saya terjalin kontrak dengan Milan dan waktu itu saya tidak dapat keluar. sepuluh tahun bela Milan dan saya memenangkan segala hal. Saya suka bermain untuk tiga club paling besar Italia. Saya sedih tidak bermain untuk club besar seperti Real Madrid,” terangnya.

Steven Gerrard

Di tahun yang sama dengan Pirlo, Real Madrid rupanya sempat dekati Steven Gerrard, pilar unggulan di baris tengah Liverpool. Sama dengan Totti, Gerrard cenderung lebih memilih setia ke club saat kecilnya.

“Saya berpikir bila segala hal di Chelsea tidak ada dan Mourinho, saat ia tiba buat saya sekitaran tahun 2010, mungkin satu atau 2 tahun, Anda menyaksikan ke belakang dan berpikiran ‘bayangkan bermain untuk Madrid sepanjang satu atau dua tahun’,” ungkapkan Gerrard di podcast The Greatest Games pada 2020 kemarin.

Pikirkan bermain untuk Mourinho di Liga Champions bersama Madrid, pengalaman yang hebat. Tetapi itu tidak ada,”

“Madrid ingin saya memacu perang di Liverpool, tersebut salah satu langkah yang dapat terjadi.”

Neymar

Satu bintang kembali yang dulu pernah menampik pinangan Real Madrid ialah Neymar. Tidak hanya sekali, bintang Brasil itu bahkan juga 2x mengetepikan rayuan maut Los Blancos.

Rayuan pertama terjadi saat Neymar baru berumur 14 tahun. Neymar bahkan juga sebelumnya sempat jalani sesion trial bersama Real Madrid. Neymar sanggup membuat team pemandu talenta dan pelatih Madrid berkesan. Tetapi, kemauan Madrid mengambil Neymar harus bertepuk samping tangan.

“Itu ialah pertamanya kali saya di Eropa. Saya tidak memahami apapun, makanannya berlainan. Saya tidak terlatih menambah alpukat ke makanan dan ada alpukat di mana saja. Untuk saya, alpukat ialah buah,” kata Neymar d ikutip Marca.

Pada 2013, Real Madrid membujuk lagi Neymar. Tetapi, dia pada akhirannya cenderung lebih memilih gabung dengan Barcelona yang notabene adalah pesaing kekal Real.